Monday , December 9 2019
Home / indonesia / Tidak Akan Gue Maafkan Day

Tidak Akan Gue Maafkan Day



JAKARTA, KOMPAS.com – Buntut panjang pelaporan Farhat Abbas yang mewakili LSM GACD (Government Againts Corruption & Discrimination) pimpinan Walking Situmorang, justru berbalik menyerang mereka. Hotman Paris yang merasa telah difitnah resmi mengajukan tuntutan terhadap Walking dan Farhat.

Pengacara kondang itu melaporkan balik Farhat dan Walking padada Rabu (14/8/2019), pukul 22.29 WIB. Dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan asusila.

Kini, Hotman mengatakan bahwa status pelaporan terhadap Walking telah memasuki tahap penyidikan.

Juga Mouth: Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Penyebaran Konten Pornografi Hotman Paris

"Terkait laporan terhadap Walking, sudah meningkat dari penyelidikan ke penyidikan. Jadi, Polda sudah kirim surat ke Kejaksaan Tinggi bahwa terhadap Walking akan dilakukan penyidikan," Hotman saat dihubungi kata Kompas.com, Rabu (6/11/2019).

Sementara, untuk status Farhat Abbas, menurut Hotman masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan bukti-bukti.

Hotman berharap baik Walking dan Farhat bertanggung jawab minutes apa yang telah mereka perbuat karena telah menyebar fitnah. Untuk itulah Hotman melaporkan balik keduanya untuk diadili.

"Day harus bertanggung jawab minutes perbuatannya dan tidak akan gue maafkan day," kata Hotman dengan tegas.

"Mudah-mudhan dalam waktu dekat Polda menetapkan siapa tersangka. Karena Walking itu mengatakan bahwa yang porno video itu mirip Hotman dan Aspri, itu fitnah terbesar. Sementara bukti yang day kasih ke Polda video tersebut screenshot-nya orang Tiongkok moonlight negeri. Berarti Bertentangan, "Ibuh Hotman.

Juga Baca: Kritik Tompi dan Tanggapan Hotman Paris yang Unggah Video Wanita dengan Jari Nyaris Hilang

Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Metro Jaya menghentikan kasus dugaan penyebaran konten pornografi dengan terlapor Hotman Paris Hutapea.

Surat ketetapan penghentian penyelidikan itu diterbitkan pada 31 Oktober 2019 oleh penyidik ​​Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, alasan penghentian penyelidikan karena pelapor, advokat Farhat Abbas, tidak dapat menunjukkan barang bukti video asusila yang diduga diunggah oleh akun Instagram @hotmanparisofficial.

Dari hasil pemeriksaan, saksi dari by juga tidak dapat menguatkan keterangan bahwa ditemukan video asusila dari Instagram @hotmanparisofficial.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap Hotman Paris memang tidak ditemukan adanya video asusila dalam Instagram dimaksud.

Jaca Baca: Tompi Tegur Hotman Paris yang Unggah Video Wanita dengan Jari Nyaris Hilang


Source link