Protes Diterima, Media Vietnam Mengklaim Pot SEA Games 2019 Berubah



[ad_1]

Pemain timnas U-23 Indonesia, Luthfi Kamal (kiri), berebut ball dengan pemain Vietnam pada laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Minggu (3/24/2019).

XUAN BINH / VNEXPRESS

Pemain timnas U-23 Indonesia, Luthfi Kamal (kiri), berebut ball dengan pemain Vietnam pada laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Minggu (3/24/2019).

<! –

->

BOLASPORT.COM – Media-media Vietnam ramai memberitakan bahwa protest yang dilayangkan Federasi Sepak Ball Vietnam untuk pembagian pot SEA Games 2019 diterima oleh panitia penyelenggara.

Sebelumnya, Federasi Sepak Ball Vietnam (VFF) melayangkan protest kepada Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 (PHISGOC) soal pembagian pot di cabang sepak ball pria.

VFF menilai pembagian grup tersebut kurang fair karena Vietnam mendapatkan poin yang lebih baik ketimbang Singapore di SEA Games 2017.

Pembagian pot di SEA Games 2019 memang didasarkan pada performa tim di gelaran SEA Games 2017 di Malaysia.

Baca Juga: Daftar Sementara Pemain yang Dipanggil Seleksi Timnas U-18 Indonesia

Di SEA Games 2017 Singapore dan Vietnam sama-sama gagal lolos dari group stage. Bedanya, Vietnam mengoleksi 10 poin sementara Singapore hanya 6.

Vietnam plays mendapat poin lebih tinggi ketimbang Myanmar yang lolos ke semifinal dengan nilai 9 di phase grup.

Dalam pembagian pot SEA Games 2019 cabang olahraga sepak ball, Vietnam berada di pot keempat alias pot terakhir bersama Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan East Timor.

Sementara Singapore di pot ketiga bersama Myanmar, di pot dua ada Malaysia dan Indonesia, sedang pot satu dihuni tuan rumah Filipina dan Thailand.

[ad_2]

Source link